Tuesday, March 17, 2009

cegil

Awas perkosaan/pelecehan wanita di mana2,di kantor,sekolah,RS,aparat,pejabat,dan rohaniwan juga bisa bejat.Saya pernah diperkosa olehAlvaLeviLee08123032851,(031)5678948 Alamat Jl Doho 4 Surabaya,OenHauw(031)70509122,08155003390, eks manager PT Russley Futures Panglima Sudirman 101-103 Surabaya, Herry0818520512,(031)5994370 (rumah) Jl Manyar Tirtoyoso Selatan III/19 Surabaya,(031)8435441 (kantor) Jl Jagir Wonokromo 284 Surabaya. Jangankan orang tak dikenal, orang yang dikenal baik pun dan berkesan alim seperti rohaniwan bisa berbuat bejat. Mohon pembaca termasuk aparat bisa lebih waspada dan tegas terutama wanita kalau menghadapi laki2 terutama yang tidak dikenal.

Maaf, sebetulnya saya mau mengadukan ketiga orang tersebut di atas, karena mereka telah berbuat yang tidak menyenangkan terhadap saya. Selama ini kata-kata mereka selalu tidak enak di hati saya, nadanya seolah2 melecehkan, bahkan yang bernama Oen Hauw pernah memukul saya sampai meninggalkan bekas memar selama 1 minggu, alasannya hanya karena terlalu lamban dalam bekerja. Selain itu selama ini sikap mereka boleh dibilang kurang sopan dan sepertinya melecehkan terhadap wanita. Jujur saja, bukan hanya sekali ini saja, tapi sudah seringkali saya mendapat hal2 seperti itu sejak SMP lalu, dicolek2 dan dipegang2 dengan tidak wajar oleh beberapa teman sekelas sekaligus dan ditindihi, pernah diajak untuk melakukan hubungan seksual di tempat tersembunyi oleh seorang yang mengaku hamba Tuhan aktif dan calon pendeta, jadi kemungkinan besar saya tidak lagi perawan setelah sedikit mengeluarkan bercak darah. Saya merasa sudah muak dan bosan dengan semua ini, tapi tidak tahu bagaimana cara untuk membuat pengaduan/ gugatan yang benar. Kalau melalui jalur hukum memang bisa juga, tapi khawatirnya biaya perkaranya juga mahal karena saya tak punya saksi yang kuat untuk memenangkan suatu perkara. Kalau saya ceritakan pengalaman saya ini yang sebenarnya, meski kepada orang dekat sekalipun mereka seolah2 tak percaya, atau menganggap ini cuma perkara kecil. Jadi sebaiknya bagaimana? Dulu saya sudah coba untuk menyelesaikan secara kekeluargaan, tapi hasilnya juga tidak terlalu efektif. Mereka seolah2 hanya jera sesaat dan menganggap enteng akan hal ini. Jadi saya ingin supaya ada jalan keluar yang adil, karena selama ini saya selalu kalah terus.

OK, tapi apakah nanti akan dikenakan biaya? Soalnya ada juga polisi yang sifatnya mata duitan. Apakah sebaiknya mencari Polwan dan pengacara wanita saja supaya perkara ini bisa ditangani dengan adil? Jujur saja, saya selama ini selalu jadi korban yang kalah dan dianggap bodoh sendiri, mulai sekolah SMP, kampus, bahkan lingkungan pemuda gereja, apalagi di jalan2 dan tempat2 sepi; saya selalu jadi incaran dan godaan pria2 nakal, iseng, dan kurang ajar yang paling banyak dan rasanya terlalu kecil bagiku untuk melawan godaan mereka sendirian. Mulai dari teman2 pria sekolah, kampus, bahkan pemuda gereja dan orang2 tak dikenal di jalan yang nakal, iseng, dan kurang ajar sikapnya suka menggoda wanita, terutama yang berparas cantik/ manis. Beberapa teman sekolah dulu bahkan pernah pegang2 bagian tubuh yang sifatnya pribadi, memang mereka sudah ditangani guru, kepala sekolah, dan BP tapi cuma sebatas perkara kenalan remaja, kalau saya bilang sampai pernah dilecehkan secara fisik mereka sepertinya kurang peka dan tanggap akan hal ini. Bahkan seorang hamba Tuhan aktif dan calon pendeta sudah menodai saya di tempat kos yang sepi dengan dalih pelayanan. Kalau ketiga orang terakhir yang melecehkan saya masih bisa dilacak lewat alamat dan nomor2 yang ada, tapi kalau bekas teman2 sekolah dan calon pendeta itu bagaimana bisa ketemu? Kejadiannya sudah lama dan saya tak tahu mereka sekarang di mana. Tapi tindakan mereka sungguh meninggalkan aib dan trauma yang berkepanjangan terhadap saya sampai sekarang ini. Sejak itu saya menjadi minder, takut, atau punya perasaan aneh, menolak dan kadang berlebihan terhadap lawan jenis, iri/ malah terangsang kalau melihat hubungan lawan jenis. Akibatnya saya pernah tidak naik kelas sekali, pernah gagal kuliah dan karir terhambat karena tidak konsentrasi jitu dan kadang2 ada rasa takut untuk berumah tangga kalau si dia tahu masa lalu saya, apakah mau terima/ tidak. Itu merupakan suatu hal yang menjadi penghalang saya apabila ada yang tahu kalau saya tidak perawan lagi, apakah masih bisa diterima? Soal perawan/ tidak saya sampai sekarang belum tahu pasti, karena belum pernah periksa ke dokter kandungan/ rumah sakit, tapi kata orang kemungkinan besar sudah tidak perawan, karena sudah mengeluarkan bercak darah/ cairan dan terasa tidak kenyal lagi kalau diraba saat mandi/ buang air sepertinya ada yang lubang/ sobek. Tapi saya selama ini bungkam tak berani bicara karena takut tidak dipercaya/ dianggap remeh. Jadi kadang2 saya merasa susah karena dukungan terhadap saya dalam perkara yang sudah menyangkut urusan pribadi kewanitaan boleh dibilang hampir tidak ada. Kalau lapor polisi tentunya juga perlu dukungan saksi2 yang kuat supaya menang perkara. Saya tidak punya saksi karena tidak ada orang lain saat kejadian dan saya diminta bungkam. Tapi dalam hati saya kok selalu ada rasa tak enak terus-menerus, saya takut kalau hal ini terjadi lagi. Maka saya adukan lewat forum ini supaya apabila kebetulan ada pihak yang berwenang/ konselor yang membaca dan paham dengan perkara ini bisa turut membantu menyelesaikan perkara ini dengan nama2 orang, alamat, dan nomor2 telpon di atas tadi. Semoga saya tidak selalu menjadi korban pelecehan terus dan selalu berada di pihak yang kalah. Jadi saya tentunya mohon dukungan semua untuk membantu menyelesaikan perkara ini, karena ini menyangkut masalah kesucian wanita dan masa depan yang masih panjang. Thx.Karena sampai sekarang saya sudah banyak kehilangan jati diri sebagai wanita yang utuh dan masih suci.

Itulah risikonya jadi wanita cantik. Jujur saja, banyak orang yang bilang saya itu termasuk cantik dan buat kaum pria jadi tergoda kalau melihat, apalagi berkulit putih dan halus. Saya juga sering dengar bahwa korban perkosaan umumnya berparas cantik dan berkulit putih, atau minimal lumayanlah, seperti kasus perkosaan massal Mei 1998, rata2 wanita keturunan Chinese yang berparas cantik dan kulit putih yang paling banyak diperkosa. Hampir tidak pernah dengar wanita kulit hitam diperkosa. Itulah yang kadang2 buat saya jadi menyesal, senang juga dikaruniai wajah cantik dan kulit putih halus tapi justru sering jadi godaan pria iseng. Untuk sementara saya adukan hal ini via email polisi dulu, sambil tunggu follow-upnya, supaya hal ini juga bisa membantu sesama kaum wanita lainnya yang juga sering jadi korban pelecehan kaum pria. Semoga ada fasilitas khusus untuk wanita agar dapat mengurangi tindakan pelecehan yang dilakukan kaum pria.

Saya sudah adukan hal ini kepada pihak berwajib via email, jadi tunggu follow-upnya saja. Maaf, waktu itu saya tidak sadar dan takut jadi mau disuruh lakukan apa saja dengan dalih pelayanan, dan saya waktu itu diminta bungkam karena saya dibawa ke tempat yang sepi. Waktu sekolah juga gitu, cuma bisa nyerah saja waktu digoda dan dicolek2 saat sekolah usai dan sudah sepi, mo lapor takut nanti gak dipercaya, karena cuma dbilang sebatas kenakalan remaja saja. Tapi apa yang mereka perbuat sudah menyentuh bagian2 yang paling pribadi. Akibatnya sampai sekarang saya masih trauma masa lalu kalau berhubungan dengan lawan jenis, atau malah terangsang.

Kalau dites ternyata benar2 gak perawan lagi apakah hal itu bisa dijadikan salah satu bukti? Itu yang masih bikin penasaran sampai sekarang. Waktu sekolah dulu, saya perhatikan teman2 saya yang sering menjadi godaan pria umumnya yang berparas cantik, manis, dan berkulit putih, termasuk saya yang paling banyak digoda. Justru teman2ku yang parasnya kurang/ sama sekali tidak cantik boleh dibilang tak pernah digoda. Seandainya saya bukan termasuk wanita cantik, mungkin boleh dibilang bebas dari godaan pria, apalagi perkosaan. Bukannya saya tidak mau mengampuni mereka, tapi saya juga ingin yang namanya keadilan, saya ingin supaya mereka jera dari perbuatan mereka dan tidak mengulangi hal yang sama kepada siapapun juga kelak, karena saya sudah bosan selama ini selalu jadi korban pelecehan orang2 yang nakal.

Di tempatku umumnya yang digoda cowok yang berparas cantik/ manis, yang kurang/ sama sekali gak cantik gak terlalu tuh, kecuali kalau mereka genit atau menyolok sekali. Justru selama ini saya bungkam, kalau cerita yang sebenarnya biasanya kurang dipercaya, karena dianggap cuma kenakalan remaja biasa, justru kalau cerita sama keluarga malu, karena takut dianggap aib. Waktu itu tempatnya sepi, jadi gak ada saksi yang bisa membantu. Jadi selama ini tunggu hasil pemeriksaan saja untuk membuktikan masih perawan/ gak supaya masih ada bukti.

Kalo dulu di sekolahku cowok-cowok yang suka menggoda cewek tergantung ama sikap cewek yang digoda, kalau mau sih gak papa, tapi saya gak mau karena saya anggap mereka itu sudah kurang ajar dan gak sopan apapun alasannya. Kalo ditolak mereka jadi tambah beringas, kadang2 memeras dan pakai kekerasan/ ancaman. Ini juga susahnya. Kalo nuruti mereka berarti sama2 rusak moral, tapi kalo menolak, iya kalo orangnya mo ngerti, tapi kalo lantas mereka gunakan cara memeras dan pakai kekerasan/ ancaman itulah susahnya. Saya kecewa kalo menolak godaan, akhirnya diperas dimintai uang saku setiap hari, kalo gak mau uang/ buku/ barang2ku tiap hari ada yang hilang diam2, dan dicegat pada jam istirahat/ pulang sekolah dan digarap ramai2. Kalo kejadiannya di jalan kalo kebetulan lagi ramai langsung saja cepat2 pergi/ teriak keras dan kalo sempat lari ke pos keamanan, tapi justru pelakunya teman2 sekolah sendiri, bahkan calon pendeta dengan dalih pelayanan. Jadinya serba salah, dituntut takut nama tercemar, tapi kalo gak dituntut semakin hari tambah menjadi.

Saya hanya ingin membuat jera mereka saja, supaya tidak mengulangi perbuatan yang sama. Kalo mereka sudah jera saya juga tidak akan menuntut mereka lagi, yang penting mereka sudah jera. Jujur saja, hampir di mana2 saya yang paling sering digoda cowok sejak masih SD, hanya waktu SD mereka gak berani karena masih takut sama guru dan kepala sekolah. Tapi sejak SMP mereka tambah berani, bahkan digoda juga di lorong2 kelas/ kantin oleh cowok2 satu sekolah yang tidak dikenal, walau cuma disiuli/ disoraki. Di jalan2 pun juga kadang2 digoda ama cowok2 yang tidak dikenal. Lihat fotoku saja mereka sudah mulai kesengsem mencium dengan birahi, apalagi kalo pas dandanannya seronok seperti artis, mereka langsung sorak-sorak. Mereka memandang saya seperti istri Potifar memandang Yusuf dengan penuh birahi semata, tentu saya tolak! Kalo ditolak ada dari mereka yang tidak terima lantas mengancam dengan kekerasan, kalo melawan mereka diam2 mencuri barang2 milikku. Kalo saya lapor dan mereka berhasil dihukum guru/ kepala sekolah/ bahkan kena skor setelah itu mereka sepertinya dendam, menghasut teman2 lainnya supaya mengucilkan saya dengan tidak mengajak ke dalam kelompok tugas, dll. Di kantor masih ada juga yang goda2 walau sudah tidak seperti dulu, tapi kalau mereka keterlaluan ya pernah saya siram air/ pukul dengan tas/ map berat ke atas kepalanya. Sebetulnya saya mau adukan eks manajerku yang pernah pukul saya sampai meninggalkan memar dan calon pendeta yang dulu pernah menodai saya, tapi waktu itu saya diminta bungkam saja dan mereka melakukan di tempat yang sepi, jadi gak ada saksi. Jujur, calon pendeta itu awalnya bilang mo jadi pembina rohaniku dan saya ikut saja, dengan dalih pelayanan dia membawa saya di tempat kos yang lagi sepi dan disuruh melakukan apa saja, tapi saya diminta bungkam mulut waktu itu.

Saya di Surabaya, apakah ada nomor2 cabang di Surabaya?

Jujur saja, selama ini sikap saya biasa2 saja tuh, boleh dibilang hampir gak pernah dandan yang menyolok kecuali kalau ke pesta saja. Lagipula kalau di tempat umum saya biasanya juga diam tidak pernah bicara apapun selain ingin menyampaikan sesuatu saja. Kadang2 sih suka yang namanya humor/ lelucon tapi hanya sebatas intermezo saja, tidak berlebihan. Jelas saja mereka yang kurang ajar, jangankan saya ajak bicara, melihat fotoku saja di album teman sudah timbul hasrat birahi, di lorong2 sekolah saja meski cuma lewat/ duduk2 saja walau sudah sama teman2 lain saja masih saja digoda dan disoraki walau sama sekali gak kenal. Jelas saja penyebabnya mereka sendiri yang tidak bisa tahan melihat wanita lebih2 wanita yang cantik/ berdandan seksi/ seronok.

Bersikap ramah dan tegas terhadap mereka? Itupun kalau mereka mau mengerti. Saya khan tidak tahu apa maksud mereka, apakah mereka begitu karena ada masalah, butuh bantuan, ingin perhatian, coba PDKT, atau memang nakal dan usil gak tahan birahi. Tapi menurut pemikiran saya mereka itu jelas nakal, sekalipun ingin PDKT atau butuh bantuan kalau caranya seperti itu saya tetap tidak suka. Mereka itu sudah pernah dihukum guru, kepala sekolah, dan pernah diskors tapi masih tidak jera, jelas merekalah yang bandel dan tidak takut hukum yang berlaku. Saya dulu juga sudah berkali2 coba menyelesaikan dengan cara kekeluargaan melalui konselor, pertemuan 4 mata dengan guru, kepala sekolah juga disertai peringatan yang tegas dan ancaman sanksi yang ada melalui mereka, kurang apa lagi? Menurutku mereka akan jera kalau sudah ditangani menurut hukum yang berlaku dengan ancaman pasal pidana yang tegas tentang pelecehan wanita. Kalau secara kekeluargaan masih tidak membuahkan hasil ya menempuh via jalur hukum yang berlaku supaya menjadi pelajaran bagi yang lain juga.

Kalo mereka tidak dilaporkan ke polisi tidak akan jera. Maksudku agar mereka semua diperiksa menurut jalur hukum dan diberi sanksi yang wajar agar jera di kemudian hari. Jujur saja, cara lain sudah ditempuh tapi masih belum ada solusinya, kecuali jalur hukum yang belum saya tempuh dan sekarang ini sedang saya tempuh. Kalo mereka tidak diberi sanksi yang tegas, nanti yang lain akan semakin menjadi, maka saya ingin sekali ada keadilan.

Saya juga adukan hal ini dengan bagian yang menangani kekerasan terhadap wanita dan anak, termasuk LSM tentunya saya cari petugas yang wanita saja supaya menanganinya lebih adil. Kalau pria belum tentu mereka itu peka semua, malah ada yang gak peduli/ berat sebelah nantinya.

Menurutku mereka jelas2 salah karena mereka yang mulai duluan, pahadal boleh dibilang sehari2 saya berpenampilan sangat sederhana sampai ada yang bilang miskin, kecuali kalau pesta saja baru berdandan seperti artis. Mengampuni mereka bukan berarti mempercayai mereka lagi atau membenarkan perbuatan mereka yang jelas melecehkan wanita, bersahabat dengan mereka lagi ataupun membebaskan mereka dari tanggung jawab baik secara moral atau hukum, kecuali kalau mereka benar2 jera dan tidak mengulangi perbuatan serupa. Dua dari mereka memang terkenal nakal kalau gak mau dibilang playboy, sehari2 suka menggoda cewek2 termasuk saya yang paling sering digoda walau masih bersama teman sekalipun. Dulu saya pernah coba pukul atau lawan mereka, tapi mereka cuma diam sebentar setelah itu ya sama lagi dan lalu mereka menghasut teman2 lainnya untuk mengucilkan saya karena dibilang sombong kalau tidak mau melayani mereka. Kalau misalnya mereka masih belum jera juga meski sudah dihukum maka mungkin lebih baik kalau dihajar ramai2 saja oleh massa terutama oleh para korbannya, mungkin saja korbannya banyak gak cuma saya saja tapi saya belum tahu selama ini, kalau gak menjadi korban nafsu bejatnya ya terjerumus dalam dosa seksual. Dua di antara mereka sudah beristri dan beranak tapi masih juga nakal dengan cewek2 lain, sedangkan yang satu ini masih single tapi sikapnya seolah2 membela pelecehan. OK, di antara 3 orang ini satu di antaranya saya bebaskan dari tuduhan apapun, karena ternyata dia tidak mengerti akan hal ini, tapi 2 di antaranya tetap akan diperiksa sampai tuntas.

OK, semuanya pasti beres. Ternyata 1 dari 2 orang adalah ketua pemudaku dan sekarang jadi ketua persekutuan kelompok wilayah. Jadi saya juga selesaikan lewat hamba2 Tuhan yang ada, karena ini juga termasuk masalah kepemudaan. Sedangkan satunya lagi adalah mantan managerku, tapi dia juga seorang Kristen dan pernah bertemu pendetaku, jadi masalah ini juga diselesaikan secara kepemudaan tentang masalah seksual.

Sekali lagi kalau anda menilai saya dari sikap, penampilan, kata-kata, cara berjalan, dsb yang mengundang godaan cowok itu justru salah besar! Lagi2 anda selalu salah menilai orang. Kalo memang begitu tentunya saya gak akan adukan mereka karena memang mau sama mau. Justru saya ini termasuk sederhana sekali, boleh dibilang jarang bergaul dan jarang tampil di muka umum, kalau berjalan selalu di belakang jadinya tersembunyi, jadi merekalah yang tetap salah karena selalu cari2 perhatian cewek, tapi saya tidak layani. Tapi fotoku yang dimasukkan saat tukar menukar album antar teman yang sering dilihat cowok, bahkan diciumi, seperti:
Percaya atau tidak, ada miripnya sedikit

Foto di atas dengan foto di bawah ada miripnya juga, sama pipi tembem dan wajah bulat lebar cuma bedanya foto atas berlesung pipit dan bawah tidak dan foto atas hidungnya lebih panjang dan kecil pipih daripada foto bawah.

Pernah saya coba pukul, lempar barang ke arah mereka dan mereka diam tapi mereka akhirnya menghasut teman2 lainnya untuk mengucilkan saya, dianggap kasar, sombong, dsb. Sebetulnya saya juga sudah sering balas cowok nakal dengan pukul kembali, tapi akhirnya ya dikucilkan teman2. Tapi mereka sekarang sudah ada yang menangani, jadi saya sudah lepas tangan. Risikonya memang dikucilkan teman, jadinya ya sendiri terus. Tapi saya anggap lebih baik sendiri daripada digoda cowok2.

Kalau yang wajahnya pas2an saja masih diperkosa, apalagi yang cantiknya luar biasa. Saya anggap pelakunya itu sudah gila dan sangat kejam kalau masih juga menggagahi orang yang gak punya apa2 dan hukumannya harus setimpal dengan perbuatannya. Sebetulnya banyak pula pemerkosa yang gila, tapi selama ini memang gak semua terungkap.
Lagipula sekarang ini saya sudah menghindari mereka semua dengan memutuskan segala kontak apapun dengan mereka, karena mereka sudah ada yang menangani. Ke mana2 kalau pergi juga ke tempat2 yang aman saja dan tidak rawan kriminalitas.

Foto di atas tadi memang fotoku dan memang dulu pernah coba2 iseng ikut lomba mirip artis. Barusan ini saya juga iseng untuk cari tambahan income dan pengalaman jadi kirim foto untuk pemilihan model dan bintang sinetron 2007 dan di luar dugaan fotoku masuk unggulan pemilihan model dan bintang sinetron 2007 dengan kategori performance good, camera face, photogenic, dan cute looking serta siap ikut audisi. Jadi kalo ada artis yang kebetulan ada miripnya denganku saya jadi fansnya dan simpan foto2nya seperti "saudara kembar". Memang dari dulu teman2ku suka menyimpan fotoku dan bahkan cowok2 nakal dan iseng cium fotoku, entah kenapa? Padahal waktu itu saya tidak ada di tempat. Memang saya diciptakan dengan fisik dan wajah seperti ini, saya anggap sih biasa saja tapi banyak teman yang suka simpan fotoku, entah kenapa. Menurutku pelaku pelecehan terhadap wanita apapun alasannya tetap mereka yang salah, karena saya sudah jelas menolak mentah2, jadi tetap salah mereka. OK, mereka sudah ditangani dan saya sudah memutuskan kontak apapun dengan mereka dan lepas tangan, saya serahkan saja mereka kepada yang menangani. Jadi perkara ini cukup sampai di sini saja karena saya sudah lepas tangan dan tidak lagi berhubungan dengan cowok2 nakal itu.

K, sekali lagi kamu berkata kasar lagi maka saya suruh orang untuk hack situs ini dan akan adukan hal ini ke polisi beserta tulisan2 yang ada karena telah mencemarkan nama baik bukannya membela!!! Justru tujuan saya di sini untuk mencari pembelaan tapi kok malah dituding yang macam2!!!!! DASAR KURANG AJAR AMA ORANG YANG LEBIH TUA!!!!!! AWAS!!!!!!!!!!!

Maaf, kalau saya mau jujur memang dari kecil saya senang difoto dan banyak fotoku yang bagus sehingga kalau tukar-menukar album umumnya teman2ku senang menyimpan fotoku. Memang sebenarnya saya juga orang yang senang tampil gaya, memakai baju2 yang modis dan glamour saat acara atau pesta, senang seni dan keindahan, suka pamer kalau punya barang bahkan pacar baru, dan bersikap gaya di depan umum sehingga kesan orang saya ini genit dan tujuannya cari perhatian ama cowok, itu salah besar. Mereka salah sangka karena telah memberi kesan yang keliru. Tujuan saya tidak lain untuk tampil diri bergaya sebagai seorang model, tidak lebih, jelas tentu saja anti pelecehan apalagi kalau cuma karena ada kesalahpahaman. Kalau memang wanita itu sudah gila, buruk rupa, gembel ala pengemis atau orang rimba primitif atau cacat biasanya juga gak ada cowok yang mo menggoda. Melihat saja sudah gak suka atau bahkan takut, apalagi menggoda. Kalo terlihat gila biasanya langsung panggil polisi/ petugas psikiatri. Jelas?! Jadi tolong supaya jangan ada postingan2 lagi di sini, saya bilang sudah cukup ditangani mereka itu jadi saya juga sudah lepas tangan dan gak kontak lagi dengan mereka. Jadi mohon agar diskusi ini ditutup juga sekarang. Thx.

No comments:

Post a Comment